Surasa Dorong Pengelolaan BLUD Profesional untuk Wujudkan Pendidikan Berkualitas

  • Noviandy
  • 18-06-2026
  • Dibaca: 218 Kali

SAMARINDA – Sinergi, koordinasi, dan akuntabilitas menjadi fondasi penting dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kalimantan Timur. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi SMK BLUD se-Kalimantan Timur yang berlangsung di Ruang Rapat Kersik Luway, Samarinda, Rabu (17/6/2026).

Ketua Panitia dari Subbag Perencanaan Disdikbud Kaltim, Lamri, dalam laporannya menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan program pendidikan tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama seluruh pihak. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar setiap program berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.

"Melalui kerja sama yang solid, pelaksanaan tugas dan fungsi sekolah maupun program pendidikan dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Lamri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif berbagai unsur menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan pendidikan yang berkualitas di Kalimantan Timur.

Mewakili Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikbud Kaltim, Surasa, menegaskan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis BLUD merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengelola keuangan sekolah dalam melaksanakan penatausahaan dan penyusunan laporan keuangan secara tertib, akuntabel, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Pengelolaan BLUD yang baik menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan keuangan sekolah harus terus dilakukan agar tata kelola keuangan semakin profesional dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Surasa.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini para pengelola keuangan sekolah, khususnya bendahara penerimaan dan bendahara pengeluaran, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta kompetensinya dalam penatausahaan dan penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar.

"Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat pemahaman para pengelola keuangan sekolah terhadap mekanisme pengelolaan BLUD, sehingga tercipta tata kelola yang transparan, akuntabel, dan mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di SMK," tambahnya.

Kegiatan ini diikuti peserta dari 21 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berstatus BLUD di Kalimantan Timur yang terdiri atas kepala sekolah, bendahara penerimaan, dan bendahara pengeluaran. Turut hadir sebagai narasumber dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Timur, yakni M. Yeni Dewi, Mujinono dari Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, serta Lia Fitri Muslim, Kepala Bidang Akuntansi BPKAD Kaltim.

Melalui kegiatan ini, Disdikbud Kaltim berharap penguatan tata kelola keuangan BLUD di lingkungan SMK dapat berjalan semakin baik sehingga mendukung terwujudnya pendidikan vokasi yang unggul, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah serta dunia kerja