UPTD Taman Budaya Kaltim Sosialisasikan Gerakan Transformasi Tata Kelola Menuju Pusat Unggulan Budaya Daerah
- Adityawarman Nugroho
- 24-07-2026
- Dibaca: 190 Kali
Samarinda – UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur menggelar Sosialisasi Gerakan Transformasi Tata Kelola dan Program UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur Menuju Pusat Unggulan Budaya Daerah sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan di bidang seni dan budaya.
Kegiatan yang berlangsung di UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, perwakilan Dinas Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informatika, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi, UPTD Museum Negeri Mulawarman, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kalimantan Timur, tokoh adat, budayawan, Ketua Dewan Kesenian kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, serta para pelaku seni dan budaya.
Dalam sambutannya, Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur menegaskan bahwa kebudayaan merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah. Selain menjadi identitas dan jati diri masyarakat, kebudayaan juga berperan sebagai sumber inspirasi, kreativitas, sekaligus penggerak pembangunan yang berkelanjutan.
Menurutnya, perkembangan masyarakat dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis menuntut adanya transformasi tata kelola yang adaptif, profesional, inovatif, dan akuntabel. Oleh karena itu, UPTD Taman Budaya terus berupaya melakukan pembenahan agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya para pelaku seni dan budaya.
"Transformasi ini bukan sekadar perubahan administratif, tetapi merupakan upaya bersama untuk memperkuat fungsi Taman Budaya sebagai ruang ekspresi, apresiasi, edukasi, dan kolaborasi. Selain itu, transformasi juga diarahkan untuk mendukung pelestarian warisan budaya, pembinaan pelaku budaya, serta penguatan ekosistem kebudayaan daerah," ujarnya.
Melalui gerakan transformasi tersebut, UPTD Taman Budaya diharapkan mampu berkembang menjadi pusat unggulan budaya daerah yang menjadi rujukan, kebanggaan, sekaligus wadah kolaborasi bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.
Sosialisasi ini juga menjadi forum untuk membangun kesamaan persepsi serta menghimpun berbagai masukan dari para pemangku kepentingan. Beragam gagasan strategis yang lahir dari forum tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan arah kebijakan dan pengembangan program UPTD Taman Budaya di masa mendatang.
Kepala UPTD Taman Budaya menekankan bahwa keberhasilan transformasi tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, lembaga pendidikan, dunia usaha, media, dan masyarakat agar Taman Budaya Kalimantan Timur mampu menjadi ruang budaya yang hidup, produktif, inklusif, serta berdaya saing.
Di akhir kegiatan, apresiasi disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya sosialisasi tersebut. Melalui semangat kolaborasi, diharapkan transformasi tata kelola dan program UPTD Taman Budaya dapat memperkuat pembangunan kebudayaan di Kalimantan Timur sekaligus mewujudkan Taman Budaya sebagai pusat unggulan budaya daerah yang mampu melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong lahirnya kreativitas baru bagi generasi mendatang.
(adit/tekkom) (foto: staf uptd taman budaya)
