Lewati ke konten utama

Disdikbud Kaltim Bagikan 1.000 Masker kepada Masyarakat Samarinda, Antisipasi Dampak Kabut Asap

  • Noviandy
  • 18-09-2026
  • Dibaca: 131 Kali

Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur turut mengambil langkah dalam mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyelimuti Kota Samarinda dan sekitarnya.

Bertempat di depan Kantor Disdikbud Kaltim, Samarinda, pada 17 September 2026, jajaran Disdikbud Kaltim membagikan sebanyak 1.000 masker kepada masyarakat sebagai upaya membantu melindungi warga dari paparan asap dan menjaga kesehatan di tengah kondisi kualitas udara yang perlu diwaspadai.

Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmad Ramadhan, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian sekaligus langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

“Pembagian masker ini sebagai upaya mencegah penyakit akibat paparan asap dan kabut asap. Harapannya, Karhutla dapat segera berakhir, baik di Kalimantan Timur maupun di wilayah Indonesia lainnya. Masyarakat, khususnya di Samarinda, juga dapat menjaga kesehatan dan mengurangi risiko akibat asap,” ujar Rahmad.

Ia juga menyampaikan bahwa terdapat sejumlah sekolah yang sementara melaksanakan pembelajaran dari rumah (BDR) sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi lingkungan. Apabila situasi dan kualitas udara kembali membaik, kegiatan pembelajaran akan kembali dilaksanakan secara tatap muka di sekolah masing-masing.

Pembagian masker tersebut turut diikuti oleh Kepala Bidang SMA Jasniansyah, Kepala Bidang SMK Muchamad Awaludin, Kepala Bidang PPPK Ridwan, Kasubbag Umum Bambang Hariyanto, serta jajaran staf Disdikbud Kaltim.

Melalui kegiatan tersebut, Disdikbud Kaltim mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti informasi dan imbauan dari pihak berwenang selama kondisi kabut asap berlangsung.