Lewati ke konten utama

Disdikbud Kaltim Gelar Penyusunan dan Telaah Soal TKA Jenjang SD dan SMP Tahun 2026

  • Adityawarman Nugroho
  • 16-09-2026
  • Dibaca: 253 Kali

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Penjaminan Mutu serta Penyusunan dan Telaah Soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) Daerah Kelas 6 dan Kelas 9 Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama lima hari, 15–19 September 2026, bertempat di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda. (16/9)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Armin, S.Pd., M.Pd., dan Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Jarwoko, M.Pd. Kehadiran kedua pimpinan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan penjaminan mutu dan penyusunan instrumen TKA di tingkat daerah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memastikan tersusunnya instrumen asesmen yang berkualitas, objektif, dan sesuai dengan standar penilaian pendidikan. Fokus penyusunan dan telaah soal mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika untuk jenjang SD kelas 6 dan SMP kelas 9.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 46 peserta terlibat dalam proses penyusunan dan penjaminan mutu instrumen TKA. Peserta terdiri atas 40 orang penulis soal yang berasal dari 10 kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, 4 orang tim penjaminan mutu provinsi, serta 2 orang tim penjaminan mutu pusat.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Armin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah mendapatkan kepercayaan untuk terlibat dalam penyusunan instrumen TKA.

“Atas nama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, saya mengucapkan selamat datang di Samarinda kepada seluruh peserta undangan. Apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Bapak/Ibu guru yang telah ditunjuk oleh dinas pendidikan kabupaten/kota masing-masing untuk menjalankan tugas mulia ini,” ujar Armin.

Melalui proses penjaminan mutu yang dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyamaan persepsi, telaah kisi-kisi, reviu, proofreading hingga fiat soal, kualitas setiap butir instrumen diharapkan dapat terjaga.

Ia juga mendorong seluruh tim penulis dan penjaminan mutu untuk memanfaatkan pelaksanaan kegiatan selama lima hari sebagai ruang kolaborasi dan penyamaan persepsi antara tim penulis, PJM pusat, dan PJM provinsi.

Kegiatan yang didukung melalui anggaran swakelola tipe 2 pelaksanaan asesmen skala nasional di daerah tersebut juga mendapat fasilitasi tempat dan sarana dari BPMP Provinsi Kalimantan Timur.

Melalui kegiatan ini, Disdikbud Kaltim berharap tersusun instrumen TKA yang berkualitas, valid, dan memenuhi standar, sehingga dapat mendukung proses pemetaan capaian akademik peserta didik sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kalimantan Timur.

(adit/tekkom) (foto: staf disdikbud kaltim)