Rakor Uji Sertifikasi Kompetensi Peserta Didik
- Adityawarman Nugroho
- 29-11-2025
- Dibaca: 34 Kali
Samarinda — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur akan melaksanakan Rapat Koordinasi Fasilitasi Uji Sertifikasi Kompetensi Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun 2025, yang digelar pada Jumat, 28 November 2025 pukul 20.00 WITA di Hotel Ibis Samarinda. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan sertifikasi kompetensi bagi peserta didik SMK berjalan optimal dan selaras dengan standar nasional maupun kebutuhan industri. (29/11)
Dalam sambutannya, Suara, Kepala Bidang Pembinaan SMK mewakili Plt. Kepala Disdikbud Kaltim menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi Gubernur Kalimantan Timur 2025–2030, yaitu “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas.” Program ini juga sejalan dengan prioritas nasional dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan tersertifikasi. 
Sertifikasi kompetensi sendiri dilaksanakan secara sistematis melalui uji kompetensi yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), standar internasional, maupun standar khusus. Pelaksanaannya melibatkan tiga jenis lembaga, yaitu LSP P1 yang berada di satuan pendidikan SMK, LSP P2 di bawah otoritas dinas pendidikan, dan LSP P3 yang dibentuk oleh asosiasi industri maupun profesi. 
Program uji sertifikasi bagi peserta didik SMK memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya:
1. Meningkatkan akses, mutu, dan relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja.
2. Membekali peserta didik dengan kompetensi yang diperlukan untuk bekerja atau berwirausaha.
3. Mendorong keterlibatan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (Dudika) dalam pengembangan pendidikan vokasi. 
Pada kesempatan tersebut, Surasa juga memberikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, serta berbagai pihak yang telah berperan dalam pembinaan peserta didik SMK hingga mampu bersaing dan menunjukkan kompetensi terbaik mereka. 
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK di Kalimantan Timur, sekaligus memperkuat vokasi sebagai pilar penting dalam pembangunan SDM.
(adit/tekkom) (foto: fauzi/tekkom)
