Disdikbud Kaltim Terima Audiensi DPRD Mahakam Ulu Terkait Usulan Perubahan Status SMA Swasta Mahakam di Laham
- Noviandy
- 05-02-2026
- Dibaca: 85 Kali
Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Mahakam Ulu dalam rangka audiensi pembahasan perubahan status SMA Swasta Mahakam menjadi SMA Negeri 1 Laham, bertempat di Ruang Rapat Mahakam, Disdikbud Kaltim, Rabu (5/2/2026).
Ketua Komisi I DPRD Mahakam Ulu, Martin Hat, menyampaikan bahwa kondisi geografis Mahakam Ulu yang kampung-kampungnya berjauhan, khususnya di Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari, menjadi tantangan besar dalam akses pendidikan menengah atas. Saat ini, SMA Negeri hanya tersedia di ibu kota kabupaten, Long Bagun.
“Dengan jarak antarkampung yang cukup jauh, kami berharap adanya sekolah negeri disertai asrama. Oleh karena itu, kami mengusulkan SMA Swasta Mahakam dapat beralih status menjadi SMA Negeri 1 Laham,” ujar Martin Hat.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Anggota Komisi I DPRD Mahakam Ulu Geh Luhat dan Mendan Lahang, Wakil Ketua DPRD Nurlili Bulan, serta Camat Laham, Pramaru.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdikbud Kaltim, Jasniansyah, menjelaskan bahwa seluruh SMA di wilayah Mahakam Ulu pada prinsipnya telah memiliki fasilitas asrama. Ia menegaskan bahwa proses perubahan status sekolah swasta menjadi negeri harus memenuhi ketentuan administratif dan hukum, khususnya terkait kejelasan status yayasan serta proses peralihan aset yang harus dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin, menyambut baik kunjungan dan aspirasi DPRD Mahakam Ulu. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi dalam mendukung peningkatan kualitas dan daya saing pendidikan di wilayah perbatasan dan pedalaman.
“Saya sangat mendukung Mahakam Ulu agar memiliki daya saing ke depan. Kunci pendidikan ada pada penguatan sejak dini, terutama di jenjang SD dan SMP—karakter, membaca, dan menulis harus kuat. Jika fondasi itu kokoh, insyaallah SMA juga akan kuat,” ujar Armin.Armin juga menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim memiliki beberapa sekolah unggulan, seperti SMA Negeri 2 Sangatta Utara, SMA Negeri 3 Tenggarong, dan SMA Negeri 10 Samarinda, yang terbuka menjadi rujukan bagi siswa-siswi berprestasi dari Mahakam Ulu.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, menambahkan paparan terkait sebaran proyeksi lulusan SMP Tahun 2026 di Kabupaten Mahakam Ulu sebagai bahan pertimbangan perencanaan daya tampung dan kebijakan pendirian satuan pendidikan menengah atas.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam proses pengkajian dan pemenuhan persyaratan perubahan status SMA Swasta Mahakam, guna memperluas akses layanan pendidikan menengah yang merata dan berkeadilan bagi masyarakat Mahakam Ulu.
Turut hadir mendampingi jajaran Disdikbud Kaltim, antara lain Anggota Tim Singgih, Kepala Subbag Umum Bambang Hadiyanto, serta Bidang Aset Heri. (Paul/Disdikbudkaltim)
