Guru Kaltim Siap Go Digital, Disdikbud Kaltim Bekali Tenaga Pendidik Skill TIK dan Pemanfaatan IFP di Tahun 2026
- Adityawarman Nugroho
- 21-04-2026
- Dibaca: 169 Kali
Pelatihan Pembelajaran Berbasis TIK/Digitalisasi Pembelajaran 2026.
Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pembelajaran Berbasis TIK/Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring pada Selasa, 21 April 2026. (21/4)
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan, Muchamad Awaludin mewakili Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Armin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran.
Ia menegaskan bahwa program digitalisasi pembelajaran merupakan bagian dari upaya transformasi ekosistem pendidikan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, melalui integrasi teknologi, penyediaan konten digital, serta peningkatan kapasitas guru. Salah satu bentuk dukungan yang telah diberikan adalah bantuan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) kepada sejumlah SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Timur.
Pelatihan ini diikuti oleh tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan yang mengikuti kegiatan melalui platform Zoom Meeting serta siaran langsung YouTube Disdikbud. Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyajikan materi pembelajaran berbasis TIK sehingga peserta didik dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Pusdatin Kemendikdasmen RI serta praktisi pendidikan digital, yaitu Duta Rumah Belajar Tahun 2018 dan Guru Pejuang Digital Tahun 2025. Para narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan serta praktik terbaik dalam penerapan pembelajaran berbasis teknologi di kelas.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru dapat terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, inklusif, dan menyenangkan, sejalan dengan perkembangan teknologi di era digital saat ini.
(adit/tekkom) (foto: adit, idang/tekkom)
