Peluncuran Duta Pelajar Sadar Hukum Jenjang SMA/SMK/SLB (Tuna Daksa) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026

  • Adityawarman Nugroho
  • 07-04-2026
  • Dibaca: 618 Kali

Disdikbud Kaltim Luncurkan Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tahun 2026

Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur resmi meluncurkan kegiatan Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) Tahun 2026 pada hari ini Selasa, 7 April 2026 di ruang rapat Kersik Luway Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Kaltim. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menanamkan kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar. (7/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H., Gubernur Kalimantan Timur yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Arih Frananta Filifus Sembiring, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Armin, S.Pd., M.Pd., Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur Asep Juanda, S.Ag., M.Hum., Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Ir. Rahmad Ramadhan, S.T., M.M., Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Abdul Muis Ali, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda Haedar, S.H., M.H., para Kepala Kejaksaan Negeri se-Kalimantan Timur yang diwakili oleh para Kasi Intelijen, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Ketua MKKS, para kepala sekolah, perwakilan Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, dan perwakilan PWI.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H., secara resmi membuka kegiatan Launching Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tahun 2026 jenjang SMA/SMK/MA/SLB negeri dan swasta se-Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa melalui kegiatan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 ini, diharapkan ke depannya dapat melahirkan pelajar-pelajar sadar hukum, yang dapat menjadi agen perubahan (agent of change) dan teladan (role model) di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah masing-masing, serta dapat menularkan hal-hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga ketertiban dan ketentraman umum dapat terpelihara di tengah kehidupan masyarakat.

Selanjutnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Armin, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya hukum di kalangan generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Menurutnya, pelajar tidak hanya dituntut untuk unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum. Melalui ajang ini, diharapkan lahir generasi muda yang mampu menjadi pelopor, teladan, serta agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum ini diharapkan dapat melahirkan pelajar yang tidak hanya memahami hukum, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan karakter yang kuat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa momentum ini menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan berkeadilan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan optimisme bahwa dari Kalimantan Timur akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki prinsip yang kuat dan keberanian dalam menegakkan kebenaran.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan bersama dalam membangun kesadaran hukum di kalangan pelajar yang tumbuh dari hati, berjalan dengan integritas, dan memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa.

Di akhir sambutannya, Plt. Disdikbud Kaltim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, serta mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan pelajar sadar hukum yang berintegritas tinggi.

 

(adit/tekkom) (foto: fauzi, idang/tekkom)