Disdikbud Kaltim Buka Layanan Helpdesk SPMB 2026 Secara Daring dan Luring

  • Noviandy
  • 24-06-2026
  • Dibaca: 364 Kali

SAMARINDA – Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur membuka layanan helpdesk SPMB yang dilaksanakan secara daring (online) maupun luring (offline) di kantor Disdikbud Kaltim.

Layanan helpdesk ini dibuka untuk membantu masyarakat, khususnya calon murid dan orang tua/wali, agar proses pendaftaran SPMB berjalan dengan lancar, mudah, transparan, dan akuntabel.

Pelaksanaan layanan helpdesk dibagi dalam dua tahap, yakni Tahap I pada tanggal 22 hingga 24 Juni 2026, serta Tahap II yang berlangsung pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026.

Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi dan bantuan terkait pelaksanaan SPMB, antara lain informasi tata cara pendaftaran, bantuan kendala akun dan data pendaftaran, konsultasi jalur penerimaan murid baru, klarifikasi informasi SPMB, hingga pengaduan dan layanan informasi lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur melalui panitia SPMB menyampaikan bahwa kehadiran layanan helpdesk merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh proses penerimaan murid baru berjalan secara objektif, transparan, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

"Melalui layanan helpdesk ini, kami ingin memastikan setiap calon murid dan orang tua mendapatkan pendampingan serta informasi yang benar terkait pelaksanaan SPMB. Dengan demikian, proses pendaftaran dapat berjalan dengan baik, sekaligus meminimalisasi kesalahan maupun kesalahpahaman informasi di masyarakat," ujar panitia SPMB Disdikbud Kaltim.

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan helpdesk yang telah disediakan apabila mengalami kendala maupun memerlukan informasi lebih lanjut selama proses pendaftaran berlangsung.

SPMB Kaltim 2026 mengusung semangat "Bersama Mewujudkan Penerimaan Murid Baru yang Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan, dan Tanpa Diskriminasi."