Workshop PJJ di SMA Negeri 11 Samarinda, Disdikbud Kaltim Dorong Guru Ciptakan Pembelajaran Digital yang Inovatif

  • Noviandy
  • 30-07-2026
  • Dibaca: 139 Kali

 

Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong transformasi pendidikan melalui penguatan kompetensi pendidik di era digital. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pengelolaan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ): Pelatihan Pembuatan Konten dan Bahan Ajar Pembelajaran yang digelar di SMA Negeri 11 Samarinda, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, SEAMEO SEAMOLEC, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, serta SMA Negeri 11 Samarinda. Workshop diikuti oleh para pendidik sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMA Negeri 11 Samarinda, dilanjutkan pemaparan dari Tim SEAMEO SEAMOLEC, kemudian secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili oleh Sekretaris Disdikbud Kaltim, Ir. Rahmad Ramadhan, S.T.

Dalam sambutannya, Rahmad Ramadhan menegaskan bahwa transformasi pendidikan harus dimulai dari semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menciptakan proses pembelajaran yang menarik, efektif, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital.

"Melalui pelatihan ini diharapkan para pendidik mampu menghasilkan bahan ajar digital yang berkualitas, sehingga pembelajaran tidak hanya berlangsung secara efektif, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi dan pengalaman belajar peserta didik," ujarnya.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengembangan berbagai media pembelajaran digital, mulai dari bahan ajar interaktif, media presentasi, flashcard, infografis, mind map, audio, animasi, video pembelajaran, hingga penyusunan asesmen digital. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung implementasi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang lebih kreatif, interaktif, dan bermakna.

Usai membuka kegiatan, Sekretaris Disdikbud Kaltim juga berkesempatan mengunjungi sejumlah ruang kelas di SMA Negeri 11 Samarinda untuk memantau secara langsung proses pembelajaran. Dalam kunjungannya, ia berdialog dengan guru dan peserta didik serta memberikan apresiasi atas komitmen sekolah dalam membangun budaya belajar yang adaptif dan memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan.

Melalui kegiatan ini, Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kapasitas pendidik sebagai ujung tombak transformasi pendidikan. Guru yang kreatif, inovatif, dan adaptif diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan pembelajaran berkualitas serta mencetak generasi yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.