DPRD Kutai Barat Konsultasikan Program Beasiswa Gratis bagi Mahasiswa ke Disdikbud Kaltim

  • Adityawarman Nugroho
  • 11-08-2026
  • Dibaca: 286 Kali

Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait pelaksanaan program beasiswa gratis bagi mahasiswa asal Kabupaten Kutai Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Barat, Komisi III bersama sejumlah anggota DPRD, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan utama diarahkan pada pelaksanaan program beasiswa gratis bagi mahasiswa, khususnya terkait persyaratan, ketentuan, serta mekanisme pemberian bantuan pendidikan. Program ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi sekaligus meringankan beban biaya pendidikan yang harus ditanggung mahasiswa dan keluarga.

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat turut menyampaikan berbagai kondisi dan kendala yang masih dihadapi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah adanya mahasiswa yang harus terlebih dahulu membayar biaya perkuliahan sebelum mendapatkan penggantian biaya melalui program bantuan pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur menjelaskan bahwa koordinasi dengan perguruan tinggi terus dilakukan agar mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan program dapat memperoleh kemudahan dalam pembiayaan pendidikan. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah mahasiswa maupun orang tua terbebani oleh kewajiban pembayaran biaya kuliah di awal.

Selain membahas program beasiswa, pertemuan juga membahas sejumlah isu pendidikan lainnya, di antaranya pemberian insentif bagi guru serta upaya revitalisasi dan peningkatan infrastruktur pendidikan. Berbagai masukan dari DPRD Kabupaten Kutai Barat diharapkan dapat menjadi bahan koordinasi dan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di Kalimantan Timur.

 

(adit/tekkom) (foto; idang, fauzi/tekkom)