Launching Karya Cipta Tari Kolosal 2026, Wujud Pelestarian Budaya Kaltim
- Adityawarman Nugroho
- 20-06-2026
- Dibaca: 180 Kali
Samarinda – UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur sukses menggelar kegiatan Launching Karya Cipta Tari Kolosal Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026, bertempat di halaman UPTD Taman Budaya Samarinda. (20/6)
Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian proses penciptaan karya seni tari yang telah berlangsung selama 19 hari, sejak 2 hingga 20 Mei 2026. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, akademisi, pelaku seni, serta perwakilan sanggar seni di Kalimantan Timur.
Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya dan tradisi, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap Indonesia.
Sebanyak 12 sanggar seni turut ambil bagian dalam kegiatan ini, di antaranya Sanggar Seni Budaya Telabang, Adya Karsa Dance Art, Sanggar Pesona 22 Samarinda, hingga Luminos Art. Keikutsertaan berbagai sanggar ini menjadi bukti tingginya antusiasme pelaku seni dalam mengembangkan karya tari berbasis budaya lokal.
Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur, Erna Rawaty Sinaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini mengangkat tema “Dari Hulu Rimba ke Hilir Mahakam Bebaya Bangun Benua”. Tema tersebut menggambarkan perjalanan budaya Kalimantan Timur dari hulu hingga hilir yang sarat akan nilai tradisi, kearifan lokal, serta semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa karya tari kolosal tidak hanya menampilkan keindahan gerak, tetapi juga menjadi media penyampaian pesan tentang persatuan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya daerah.
Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi bagi pelajar, mahasiswa, sanggar seni, serta para pelaku budaya untuk berekspresi dan berkreasi. Diharapkan, melalui kegiatan ini, ekosistem seni budaya di Kalimantan Timur semakin kuat dan mampu menjadi sarana edukasi serta apresiasi bagi masyarakat luas.
(adit/tekkom) (foto: idang, fauzi/tekkom)
