Bersama Mendikdasmen Abdul Mu'ti Gubernur Rudy Mas'ud PLT Kadisdikbud Kaltim , Armin Sambut Revitalisai 102 Sekolah

  • Noviandy
  • 08-06-2026
  • Dibaca: 81 Kali

Plt Kadisdikbud Kaltim Armin Apresiasi Dukungan Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Gubernur Rudy Mas’ud dalam Revitalisasi 102 Satuan Pendidikan di Kaltim

Balikpapan – Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur kembali diperkuat melalui peresmian 102 satuan pendidikan yang telah selesai direvitalisasi oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu'ti bersama Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas'ud di BSCC Dome Balikpapan, Jumat (5/6/2026).

Revitalisasi tersebut mencakup satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB hingga Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang berada di Kota Balikpapan, Kota Samarinda dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengajak seluruh peserta didik untuk memanfaatkan fasilitas pendidikan yang telah diperbarui dengan semangat belajar yang lebih tinggi.

“Setelah sekolahnya kita perbaiki sesuai program Bapak Presiden, kalian harus belajar lebih giat lagi, lebih semangat lagi,” ujar Abdul Mu'ti di hadapan ribuan siswa dan guru.

Menteri Abdul Mu'ti juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh sekolah menjadi lingkungan belajar yang Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI). Selain itu, para pelajar diajak menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi masa depan.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 pemerintah kembali mengalokasikan program revitalisasi untuk 21 satuan pendidikan di Balikpapan, Samarinda dan Kabupaten PPU yang meliputi jenjang PAUD, SD, SMP, SKB dan SMA.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kemendikdasmen atas perhatian besar yang diberikan kepada dunia pendidikan di Kalimantan Timur.

Menurut Gubernur, program revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik gedung pendidikan, melainkan upaya membangun harapan dan ruang masa depan bagi generasi muda Kalimantan Timur.

“Program ini bukan hanya membangun gedung, tetapi juga membangun harapan dan ruang masa depan bagi anak-anak kita. Karena itu manfaatkan fasilitas yang sudah baik ini untuk belajar lebih giat lagi,” tegas Gubernur Rudy Mas'ud.

Sebagai daerah penyangga sekaligus beranda depan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur membutuhkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat dukungan pendidikan melalui Program Gratispol Pendidikan bagi mahasiswa jenjang S1, S2 hingga S3, serta pemberian seragam gratis bagi peserta didik SMA dan SMK.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Armin, menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program revitalisasi yang menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Armin mengucapkan selamat kepada seluruh SMA, SMK dan SLB di Kalimantan Timur yang telah memperoleh manfaat program revitalisasi maupun yang akan menerima program serupa pada tahap berikutnya.

“Revitalisasi pendidikan merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas, memperluas akses, dan mengurangi kesenjangan mutu pendidikan melalui pembaruan sarana prasarana serta penguatan ekosistem pembelajaran. Program unggulan Kemendikdasmen ini menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Armin.

Menurutnya, keberadaan sarana pendidikan yang representatif akan memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kenyamanan peserta didik dan tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas pendidikan.

Usai kegiatan peresmian revitalisasi satuan pendidikan, rangkaian agenda dilanjutkan dengan Penanaman Mangrove dan Peluncuran Gerakan Sekolah ASRI dalam rangka Milad ke-109 Aisyiyah di SMA Negeri 8 Balikpapan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Rudy Mas'ud menegaskan bahwa pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Sekolah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang membangun kecerdasan ekologis dan tanggung jawab sosial,” kata Gubernur.

Gubernur menjelaskan bahwa mangrove memiliki peran penting dalam menghadapi perubahan iklim karena mampu menyimpan karbon dalam jumlah besar, melindungi wilayah pesisir dari abrasi, serta menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Senada dengan itu, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bagian dari upaya membangun budaya hidup ramah lingkungan sekaligus menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan perubahan iklim dan krisis energi di masa depan.

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian turut mengapresiasi peluncuran Gerakan Sekolah ASRI yang dinilai mampu membentuk karakter peserta didik melalui kebiasaan positif seperti menjaga kebersihan, merawat lingkungan dan menanam pohon.

Kegiatan penanaman mangrove dilakukan secara simbolis oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Gubernur Rudy Mas'ud, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Ketua TP PKK Kalimantan Timur Hj. Sarifah Suraidah Harum, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan pendidikan.

Melalui revitalisasi satuan pendidikan dan Gerakan Sekolah ASRI, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan komitmen kuat dalam membangun pendidikan yang berkualitas, berkarakter, serta berwawasan lingkungan demi menyiapkan generasi emas Indonesia menuju tahun 2045.