Roadshow Webinar Assemblr EDU Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026

  • Adityawarman Nugroho
  • 25-06-2026
  • Dibaca: 264 Kali

Zoom Meeting – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur bersama Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kalimantan Timur, Pusdatin Kemendikdasmen, dan Assemblr EDU menggelar Roadshow Webinar Assemblr EDU Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Strategi Praktis Pemanfaatan Assemblr EDU untuk Pembelajaran Aktif dan Kontekstual di Kelas” dan diikuti oleh guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kalimantan Timur maupun luar daerah.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili oleh Kepala UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan, Muchamad Awaludin menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, peserta didik masa kini membutuhkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, imersif, dan menyenangkan sehingga teknologi memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran.

Awaludin mengapresiasi kolaborasi antara Assemblr EDU, Pusdatin Kemendikdasmen, dan BGTK Kalimantan Timur yang menghadirkan solusi praktis bagi guru dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR). Ia menilai penggunaan AR dapat membantu guru menyajikan materi pembelajaran secara lebih menarik tanpa memerlukan kemampuan pemrograman yang rumit.

“Teknologi seharusnya menyederhanakan kerja guru, bukan mempersulit. Melalui Assemblr EDU, guru dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih hidup dan kontekstual bagi peserta didik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BGTK Kalimantan Timur, Wiwik Setiawati menyampaikan bahwa guru-guru saat ini semakin terbuka terhadap transformasi digital dan diharapkan mampu menjadi fasilitator dalam pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah.

Menurutnya, webinar ini tidak hanya bertujuan menambah wawasan, tetapi juga mendorong penerapan praktik baik dalam pembelajaran sehari-hari. Ia menekankan bahwa teknologi harus dimanfaatkan bukan sekadar sebagai simbol kemajuan zaman, melainkan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Dengan teknologi seperti Assemblr EDU yang berbasis AI, konsep-konsep abstrak dapat divisualisasikan secara nyata. Guru dapat menghadirkan objek 3D, video pembelajaran, simulasi, dan berbagai aktivitas interaktif yang mampu mendorong kreativitas serta kemampuan berpikir kritis peserta didik,” jelasnya.

Pada webinar tersebut, peserta juga mendapatkan materi praktik pemanfaatan Assemblr EDU dari Muhammad Taufiq Assemblr Certified Trainer Level 1, dengan moderator Ahmad Mujahid Duta Teknologi Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pendidik yang mampu mengintegrasikan teknologi Augmented Reality ke dalam proses pembelajaran sehingga tercipta pengalaman belajar yang lebih aktif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan generasi digital saat ini. Kolaborasi ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi pendidikan digital di Kalimantan Timur.

 

(adit/tekkom)