Akses Pendidikan Kaltim Diakui Nasional, Pemprov Kaltim Raih Juara I Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

  • Adityawarman Nugroho
  • 04-09-2026
  • Dibaca: 192 Kali

BALIKPAPAN – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan kembali mendapat pengakuan. Pemprov Kaltim meraih Juara I tingkat provinsi kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan CNN Indonesia di Balikpapan, Rabu (3/9/2026).

Penghargaan tersebut menjadi capaian penting bagi pembangunan pendidikan Kaltim, sekaligus mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam memastikan semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan mengakses layanan pendidikan.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan pemerintah pusat. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat kualitas pelayanan dasar, termasuk pendidikan.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur dengan dua prestasi terbaik yang mampu kita raih malam ini. Ke depan, kita harus meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kita,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud.

Bagi Pemprov Kaltim, peningkatan akses pendidikan tidak hanya berkaitan dengan tersedianya satuan pendidikan, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang semakin luas untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Komitmen tersebut diperkuat melalui berbagai kebijakan pembangunan daerah, termasuk Program Gratispol yang menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mendorong pemerataan kesempatan pendidikan bagi masyarakat Kalimantan Timur.

Penghargaan kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan sekaligus menjadi dorongan bagi jajaran pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan pendidikan benar-benar memberikan dampak kepada masyarakat, terutama dalam membuka kesempatan belajar bagi peserta didik di berbagai wilayah Kaltim.

Rudy Mas’ud menegaskan bahwa penghargaan yang diterima tidak boleh membuat pemerintah daerah berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami berharap Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kalimantan,” katanya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah di Kalimantan untuk saling belajar dan memperkuat kolaborasi. Menurutnya, keberhasilan sebuah daerah dalam menghadirkan inovasi maupun menyelesaikan persoalan dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lainnya.

“Ketika peluang besar hadir di Kalimantan, maka semua harus mampu mengambil peran bersama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Dalam ajang yang sama, Pemprov Kaltim juga meraih Juara I tingkat provinsi kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan. Capaian tersebut melengkapi penghargaan di bidang pendidikan dan menunjukkan kinerja Pemprov Kaltim dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat.

Tidak hanya tingkat provinsi, capaian di bidang pendidikan juga ditorehkan Kota Samarinda yang meraih Juara II tingkat kota kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa penilaian apresiasi pemerintah daerah mengacu pada berbagai indikator kinerja kepala daerah, termasuk penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Penilaian tidak jauh dari indikator kinerja kepala daerah. Mulai dari inflasi, penurunan pengangguran, stunting, kemiskinan, kreativitas dalam PAD, penerapan SPM, dan lain-lain,” kata Tito.

Secara keseluruhan, Kemendagri membagi penilaian ke dalam enam regional, yakni Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku/Maluku Utara/NTB/NTT, dan Papua.

Tito mengatakan, apresiasi tersebut diberikan untuk mendorong pemerintah daerah agar semakin terpacu meningkatkan kinerja, inovasi, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bagi Kalimantan Timur, penghargaan Juara I kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan menjadi pengingat sekaligus motivasi bahwa perluasan akses pendidikan harus terus dilanjutkan. Capaian hari ini diharapkan menjadi pijakan untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin merata, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kaltim.

 

(adit/tekkom) (foto: biro adpim pemprov kaltim)