Disdikbud Kaltim Gelar Evaluasi Tindak Lanjut LHE SAKIP 2026 dan Selaraskan e-SAKIP dengan e-Kinerja
- Adityawarman Nugroho
- 08-10-2026
- Dibaca: 73 Kali
SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur menggelar Evaluasi dan Rekomendasi Tindak Lanjut Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026, sekaligus menyelaraskan pemahaman terkait e-SAKIP dengan e-Kinerja pada hari Kamis, 8 Oktober 2026. (8/10)
Berlangsung di Ruang Kersik Luway Lantai 4 Kantor Disdikbud Kaltim, agenda tersebut diikuti jajaran sekretariat, bidang, unit pelaksana teknis daerah (UPTD), Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I hingga VI, serta para operator e-Kinerja dan e-SAKIP. Selain tatap muka, kegiatan juga diikuti secara daring oleh ASN di lingkungan Disdikbud Kaltim dan pengawas sekolah.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim, Armin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesamaan pemahaman dalam pengelolaan kinerja, baik pada tingkat organisasi maupun individu. Menurutnya, penyelarasan e-SAKIP dan e-Kinerja diperlukan agar proses perencanaan hingga pelaporan dapat berjalan selaras dan mendukung akuntabilitas perangkat daerah.
Ia juga mendorong seluruh unit kerja untuk menindaklanjuti hasil evaluasi SAKIP secara serius serta memastikan dokumen dan target kinerja yang disusun dapat menggambarkan pelaksanaan tugas dan fungsi secara terukur.
Rangkaian agenda kemudian diisi pemaparan dari sejumlah narasumber. Inspektorat Daerah Provinsi Kaltim menyampaikan materi mengenai Evaluasi dan Rekomendasi Tindak Lanjut LHE SAKIP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim Tahun 2026.
Selanjutnya, Biro Organisasi dan Tata Laksana Provinsi Kaltim membahas Penyusunan Sistem Kinerja Organisasi dan Penyelarasan Keterisian e-SAKIP dengan e-Kinerja. Sementara Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kaltim memberikan materi mengenai Teknis Penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK) dan Penyelarasan Pengisian e-Kinerja Pegawai.
Ketiga materi tersebut dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Forum ini menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam aspek teknis pengelolaan kinerja sekaligus membahas langkah yang perlu dilakukan masing-masing unit kerja dalam menindaklanjuti hasil evaluasi.
Melalui penguatan tersebut, Disdikbud Kaltim berupaya membangun pengelolaan kinerja yang lebih terintegrasi, terukur, dan akuntabel, sehingga setiap target organisasi maupun individu dapat selaras dengan pelaksanaan tugas dan sasaran pembangunan pendidikan dan kebudayaan di Kalimantan Timur.
(adit/tekkom) (foto: fauzi/tekkom)
