Kaltim dan Kalsel Perkuat Sinergi Pendidikan melalui Perjanjian Kerja Sama
- Noviandy
- 08-10-2026
- Dibaca: 33 Kali
SAMARINDA, 8 Oktober 2026 — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat sinergi di bidang pendidikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), yang dilaksanakan di Ruang Mahakam Lantai 2, Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (8/10/2026).
Perjanjian kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan hubungan dan kolaborasi antardaerah, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan potensi serta sumber daya di bidang pendidikan secara efektif dan efisien guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Armin, menyampaikan bahwa kerja sama antara Kaltim dan Kalsel merupakan bagian dari upaya membangun sinergitas dan kolaborasi antardaerah di Pulau Kalimantan.
“Kita membangun sinergitas dan kolaborasi dari berbagai pihak. Saya yakin Kalimantan Selatan adalah saudara kita. Kalimantan harus sejajar dengan Pulau Jawa,” ujar Armin.
Menurutnya, semakin banyak kegiatan positif yang dilakukan bersama antardaerah akan semakin mempercepat peningkatan daya saing generasi muda Kalimantan.
Armin juga memaparkan berbagai program Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung percepatan pembangunan pendidikan, di antaranya program Gratispol di bidang pendidikan, yang memberikan dukungan pendidikan mulai jenjang PAUD hingga perguruan tinggi melalui beasiswa hingga jenjang S3.
Selain itu, terdapat dukungan melalui Bosda untuk jenjang SMA, SMK, SLB dan MA, baik negeri maupun swasta. Disdikbud Kaltim juga terus mendorong program Josspol melalui penguatan sekolah-sekolah unggulan, di antaranya SMA Negeri 10 Samarinda, SMA Negeri 2 Sangatta, SMA Negeri 3, serta persiapan SMA YPS yang dikelola Pertamina.
“Bosda ini menjadi bagian dari percepatan dan akselerasi pendidikan. Kami juga terus membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Universitas Anhui di China. Bapak Gubernur menginginkan adanya percepatan-percepatan dalam pembangunan pendidikan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Rahim, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pertemuan dan kerja sama antara kedua provinsi.
Menurutnya, sinergi Kaltim dan Kalsel menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan di Kalimantan secara bersama-sama, termasuk dengan provinsi lainnya.
“Dengan adanya pertemuan ini, perkembangan pendidikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur dapat bersatu dengan Kalimantan lainnya. Kita berharap lima provinsi di Kalimantan dapat terus mengikuti perkembangan pendidikan,” kata Abdul Rahim.
Ia menambahkan, pertemuan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan.
“Ini merupakan silaturahmi kami yang kedua di Kalimantan Timur. Kalteng, Kaltim dan Kalsel sudah melakukan kerja sama. Dengan adanya perjanjian kerja sama ini, kami berharap kualitas dan pengembangan sumber daya manusia semakin meningkat,” tambahnya.
Penandatanganan PKS tersebut turut dihadiri Sekretaris Disdikbud Kaltim Jasniansyah dan Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdikbud Kaltim Syawal Arifin, serta jajaran terkait dari kedua provinsi.
Melalui kerja sama ini, Kaltim dan Kalsel diharapkan dapat saling berbagi pengalaman, memperkuat program pendidikan, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kalimantan.
Kolaborasi antardaerah ini sekaligus menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan pendidikan Kalimantan yang semakin maju, berkualitas, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.
